TEKNIK ELEKTRO

teknik elekto unissula hebat!!!!

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, January 10, 2019

GLOBALISASI PADA ALAT KOMUNIKASI

GLOBALISASI PADA ALATKOMUNIKASI


GLOBALISASI PADA ALAT KOMUNIKASI

A.    Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bangsa-bangsa di seluruh dunia. Dalam prosesnya, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang dipersempit dan waktu semakin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Kini, globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang teknologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan, dan lain-lain. Namun, pada hakikatnya teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.
Bisa dibilang bahwa globalisasi membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" yang saat ini menjadi realita dan sangat mempengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru.

B.     Globalisasi Pada Handphone
Salah satu contoh globalisasi dewasa ini adalah globalisasi di bidang komunikasi, misalnya penggunaan handphone (HP). Rata-rata orang pada zaman sekarang dari usia kanak-kanak sampai kakek/nenek sudah memanfaatkan handphone sebagai alat komunikasi yang praktis dan canggih. Padahal dahulu di tahun 90an sebelum ada handphone, komunikasi antara satu orang dengan orang yang lainnya sangatlah sulit, misalnya orang tua sulit menghubungi anaknya ketika anak tersebut sedang jauh atau dalam perantauan. Untuk mengetahui kabar masing-masing maka orang tua atau anak harus saling mengirim surat yang membutuhkan waktu lama. Akan tetapi sekarang dengan adanya handphone walaupun keberadaan antara orang yang satu dengan orang yang lainnya sangat jauh (antar negara sekalipun) mereka dapat berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa harus tatap muka. Tetapi dengan adanya handphone juga dapat mengakibatkan kesenjangan sosial antar umat manusia.
C.    Dampak Globalisasi Penggunaan Handphone
Penggunaan handphone memiliki dampak negatif dan positif yaitu:
1.      Dampak positif penggunaan handphone
a.       Mempermudah komunikasi.
b.      Kita bisa hubungan sosial dengan siapa pun dan kapan pun.
c.       Membantu dalam kegiatan sekolah mencari ilmu dan sebagainya.
2.      Dampak negatif penggunaan handphone
a.       Perilaku konsumtif.
b.      Membuat sikap menutup diri dan berfikir sempit.
c.       Mempengaruhi kesehatan.
d.      Mempengaruhi sikap dan perilaku anak.
e.       Rawan tindak kejahatan.

D.    Kesimpulan
Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia. globalisasi membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" yang saat ini menjadi realita dan sangat mempengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru.Kemajuan teknologi di bidang alat komunikasi berupa handphone dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi jarak jauh,selain itu kita  juga dapat dengan mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan dengan adanya fasilitas internet pada handphone,tetapi juga dapat terjadi adanya kesenjangan sosial pada masyarakat,perilaku konsumtif, dan membuat sikap menutup diri.
Untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan handphone hendaknaya kita memanfaatkan kecanggihan alat komunikasi tersebut dengan mempertimbangkan aspek–aspek berikut:
1.      Waktu
Jika kita akan menelpon seseorang,hendaknya mencari waktu yang tepat agar tidak mengganggu orang yang kita telpon.
2.      Tempat
Jika kita berada di tempat–tempat seperti tempat ibadah,ruang kelas,ruang rapat,dan tempat–tempat lain yang sekiranya akan mengganggu kenyamanan orang lain di sekitar kita, hendaknya kita mematikan atau memakai mode “silent/getar”.
3.      Penggunaan
Jangan menelpon ketika sedang mengendarai kendaraan karena hal ini tidak saja akan membahayakan anda namun juga orang lain di jalan. Selain karena risiko kurangnya konsentrasi dalam berkendara dapat berakibat fatal, hal tersebut juga dapat dikenakan sanksi hukum di negeri ini.

Teknologi Superkonduktor untuk Energi Terbarukan

Teknologi Superkonduktor untuk Energi Terbarukan

Selama ini ilmuwan memimpikan teknologi superkonduktor yang laik pasar. Perkaranya, untuk menghantarkan listrik tanpa kehilangan energi, superkonduktor membutuhkan suhu kritis yang berada jauh di bawah suhu ruangan.
    
default
Fenomena yang dikenal hampir setiap orang adalah, selain cahaya, bohlam konvensional juga memproduksi panas. Tapi hanya 10 persen energi yang dikonversi jadi cahaya oleh bohlam lampu. Dan 90 persen dubah menjadi panas.
Tapi mengapa arus listrik berubah menjadi sesuatu yang berbeda? Dari mana cahaya dan panas berasal? Kuncinya ada pada hambatan listrik. Arus listrik - elektron mengalir melalui kawat penghantar - melepas energi ke atom kawat penghantar. Semakin besar hambatan, semakin besar energi yang dilepaskan oleh atom dan suhunya akan bertambah panas. Kawat penghantar yang sangat tipis akan menjadi merah menyala: hasilnya cahaya dan panas.
Pada bohlam, efek semacam ini diinginkan. Tapi pada banyak kasus, energi justru menghilang. Seperti pada jaringan listrik saluran udara.
Seabad yang lalu, ahli fisika Belanda Heike Kamerlingh Onnes menemukan, bahwa dalam kondisi tertentu beberapa material tidak lagi memiliki hambatan listrik. Lalu menjadi "superkonduktif". Kamerlingh Onnes menggunakan helium cair untuk mendinginkan merkuri hingga mencapai suhu minus 269 derajat. Ini hampir mencapai nol absolut, suhu yang paling rendah di alam. Hasil analisanya menunjukkan, dalam keadaan super dingin, logam kehilangan tahanan listrik.
Selama berabad-abad, efek ini hanya menarik bagi para ahli fisika. Tapi di akhir abad 20, peneliti menemukan, bahwa material menjadi superkonduktif pada suhu yang lebih tinggi. Pada minus 196 derajat, efeknya sudah bisa dimanfaatkan. Suhu rendah tersebut bisa dicapai dengan nitrogen cair, bahan yang bisa diperoleh dengan mudah karena juga digunakan untuk kebutuhan industri lainnya.
Superkonduktor dikenal manfaatnya untuk MRI, pencitraan resonansi magnetik. Kumparan magnet superkonduktif mampu menghasilan medan magnetik kuat, yang tidak akan bisa dicapai dengan material konvensional. Hasil pindaian MRI memberikan citra sesungguhnya dari jaringan tubuh yang tidak akan bisa diperoleh dari sinar X.
Kumparan superkonduktif juga digunakan pada keret maglev yang bobotnya puluhan ton. Kereta berada dalam posisi mengambang di atas rel dan mampu melaju hingga lebih dari 580 kilometer per jam.
Idealnya, jika superkonduktivitas bisa digunakan untuk transmisi listrik jarak jauh. Ini bisa mencegah kehilangan listrik saat ditribusi, sehingga pembangkit listrik tidak harus dibangun sedekat mungkin dengan konsumen.
Pembangkit listrik tenaga surya di belahan dunia yang disinari matahari akan mampu memproduksi listrik yang tidak akan berkurang saat transmisi ke seluruh dunia. Hasil uji awal distribusi tanpa kehilangan listrik telah dilakukan di Denmark dan Amerika Serikat.

BERBAGAI ROBOT DI ERA GLOBALISASI

ROBOTIKA

Di Era globalisasi saat ini kita dituntut memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir dan berkreasi agar dapat beradaptasi dengan perkembangan informasi (IT) dan perkembangan teknologi yang cepat. Maka sekolah seperti TK, SD, SMP ,SMA dan Perguruan tinggi tidak hanya memfokuskan pada pengembangan pengetahuan ilmiah dan teoritis, tetapi juga memperhatikan proses berpikir dan dan tingkah laku seseorang.
Kegiatan Ekskul (ekstrakurikuler) : adalah kegiatan yang dilakukan siswa sekolah atau universitas, di luar jam belajar kurikulum standar/utama. Siswa memilih sendiri sesuai bakat dan minat. Dari sekian banyak ekstrakurikuler salah satunya yaitu Robotik. Kegiatan robotik dapat dilakukan dari mulai anak-anak TK , SD sampai dengan SMA hingga perguruan tinggi. Di Indonesia sudah banyak lembaga-lembaga pendidikan yang mengkhususkan diri pada kegiatan robotik, malah ada juga sekolah yang memasukan kegiatan robotik di dalam mata pelajaran tersendiri.

I. Pengertian tentang robot

Kata “robot” berasal dari bahasa Ceko (Chech), yang berarti “pekerja” (worker). Kata Robot bisa juga berasal dari kata ‘robota’ yang berarti: pekerja Paksa/Sendiri. Robot adalah : merupakan suatu perangkat mekanik yang mampu menjalankan tugas-tugas fisik, baik di bawah kendali dan pengawasan manusia, ataupun yang dijalankan dengan serangkaian program yang telah didefinisikan terlebih dahulu atau kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Definisi dari “Robot Institute Of America”.
Bahwa “Sebuah robot adalah sesuatu yang dapat di program dan diprogram ulang, dengan memiliki manipulator mekanik/pengerak yang didisain untuk memindahkan barang-barang, komponen-komponen atau alat-alat khusus dengan berbagai program yang fleksibel/mudah disesuaikan untuk melaksanakan berbagai macam tugas.
II. Sejarah Robot
Robot ditemukan abad XVIII. Kata robot pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis dari Czech yang bernama wright Karel Capek pada tahun 1921. Dan kata “ROBOT” digunakan di New York pada Oktober 1922 pada sebuah pentas theater yang berjudul “RVR”, Tahun 1956, UNIMATION memulai bisnis tahun 1972 dan mendapat keuntungan yang tinggi dari penjualannya.
Robot makin populer setelah ada film Starwars dan Robot R2D2 yaitu sekitar tahun 70-an.
Para ilmuwan biologi pada saat itu ingin menciptakan makhluk yang mempunyai karakteristik seperti yang mereka inginkan dan menuruti segala yang mereka perintahkan, dan sampai sekarang makhluk yang mereka ciptakan tidak pernah terwujud menjadi kenyataan.
Tahun 1941, barulah istilah robotics digunakan dalam teknologi robot oleh penulis fiksi ilmiah Isaac Asimov. Dia juga memprediksi akan munculnya robot-robot industri canggih dimasa datang. Jika kita lihat hari ini, maka apa yang dibayangkan olehnya terbukti dimana begitu pesatnya perkembangan robot-robot industri saat ini. Istilah revolusi robot atau era robot sudah menjadi hal biasa untuk menjelaskan perkembangan itu. Robotics diterima sebagai istilah atau kata untuk mendeskripsikan semua kemajuan teknologi yang berhubungan dengan robot.
Tahun 1956 Georde Devil dan Joseph Engelberger membentuk perusahaan robot pertama kali tahu 1956. Devil memprediksi robot akan menjadi bagian penting di industri sebagai operator pabrik dan membantu pekerja dalam menjalankan mesin-mesin pabrik.
General Motor 1961 pertama kali menggunakan robot untuk pabrik otomotifnya.
Tahun 1980 Robot industri berkembang dan mulai banyak digunakan oleh perusahaan selain otomotif dimana perkembangan elektronik dan computer membuat robot modern lahir.
Pada abad modern bermacam-macam robot dicipta dan digunakan dalam industri, rumah sakit, transportasi, pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Seperti robot yang digunakan untuk mengecat mobil, robot yang digunakan untuk merakit komponen elektronik dan juga humanoid robot yaitu robot yang memiliki muka, yang mampu berjalan dan bertindak seperti manusia.

III. Pandangan masyarakat tentang robot dan jenis-jenis robot

Masyarakat sekarang ini beranggapan bahwa robot itu selalu berbentuk layaknya manusia (Type Humanoid): yaitu robot yang miliki kemampuan menyerupai manusia, baik fungsi maupun cara bertindak
Pada Jaman sekarang alat-alat untuk belajar robotik sudah banyak ditemukan dipasaran baik untuk anak sampai kalangan perguruan tinggi, tentu komponen ,cara merakitnya dan pemprograman juga berbeda
Jenis- jenis robot:
  • Robot Mobile (Bergerak) adalah suatu robot yang ciri-cirinya mempunyai alat gerak berupa roda untuk melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
  • Robot Manipulator adalah robot yang menyerupai bentuk-bentuk tertentu. Contohnya: robot Arm, robot ini menyerupai lengan biasanya banyak digunakan di industri.
  • Robot Berkaki : Robot ini memiliki kaki seperti hewan atau manusia, yang mampu melangkah, seperti robot serangga, robot kepiting
  • Flying Robot (Robot Terbang), yaitu robot yang mampu terbang, robot ini menyerupai pesawat model yang deprogram khusus untuk memonitor keadaan di tanah dari atas, dan juga untuk meneruskan komunikasi.
  • Under Water Robot (Robot dalam air),
robot ini digunakan di bawah laut untuk memonitor kondisi bawah laut dan juga untuk mengambil sesuatu di bawah laut.

IV. Manfaat belajar robotik dalam melatih motorik halus anak
Manfaat Belajar Robotik :
  1. Merangsang berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan sebuah masalah .
  2. Meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.
  3. Meningkatkan ketrampilan Imajinasi dalam mendesain sebuah robot, karena dalam merancang robot perlu kreativitas .
  4. Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya.
  5. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu projek.
Pada usia anak terjadi perkembangan motorik halus . Motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan yang kontinu secara rutin. Seperti, bermain puzzle, menyusun benda-benda membentuk pola yang diinginkan seperti robot , mobil, rumah , binatang dan sebagainya.
Hal mempunyai pengaruh yaitu kemandirian dan rasa percaya diri anak dalam mengerjakan sesuatu, karena ia sadar akan kemampuan fisiknya.


V. Hubungan kegiatan robotik dangan mata pelajaran di sekolah
Belajar Robotik berkaitan dengan Pelajaran Kegiatan robotika berhubungan dengan pelajaran : matematika, science dan teknologi, fisika, desain, Mekanika, Elektornika, dan Pemrograman.

Kaitannya dengan Matematika :
  1. Menggunakan sistem bilangan dan bentuk persamaan atau perbandingan untuk menyajikan kondisi kondisi tertentu. Menghitung, mengukur dan mengestimasi untuk menyelesaikan suatu masalah.
  2. Penerapan konsep dasar dari aljabar, geometri, teori kemungkinan (probabilitas) dan statistic. Kaitannya dengan Science dan Teknologi :
  3. Pengetahuan tentang sistem robotika. Pengetahuan fungsi-fungsi sensor dan motor.Kaitannya dengan Komputer dan pemrogramman. 
  4. Kaitannya dengan Fisika : Penerapan rumus kecepatan, percepatan, gaya dan beban.

TEKNIK ELEKTRO MATA KULIAH APAN SIH ? KEPO YAH

TEKNIK ELEKRO

 
Teknik elektro adalah salah satu bidang teknik paling signifikan yang mendorong evolusi kehidupan manusia dalam beberapa abad terakhir. Hal ini diperkirakan akan terus berjalan hingga masa depan. Teknik elektro memungkinkan teknologi yang membuka lembaran baru dalam kehidupan manusia.

Insinyur teknik elektro tidak diragukan lagi adalah agen transformasi yang diperlukan. Dengan memberikan praktek rekayasa terbaik di setiap aspek, seperti dalam perawatan dan operasi; menciptakan produk baru dan inovasi; melakukan riset tertinggi dalam bidang sains, dan sebagainya. Permintaan insinyur teknik elektro adalah salah satu yang tertinggi di bidang teknik.

selama menjadi mahasiswa elektro unissula maka kita akan menjumpai mata kuliah mata kuliah seperti
  • Kalkulus
  • Matematika teknik
  • rangkaian listrik
  • elektromagneti
  • dasar telekomunikasi
  • dasar elektronika
  • dasar teknologi informasi
  • dasar teknik tenaga listrik
  • instalasi listrik
  • robotika
  • instrumentasi elektronika
  • teknik energi alternatif
  • satelit
  • jaringan komputer
  • algoritma dan pemrograma
  • dan lain lainnya
kampus unissula tepatnya di fakultas teknik elektro ada tim robotika yang tak mau kalah dengan universitas negeri di indonesia dan dapat bergensi di manca negara dan ini  asal usul nya Tim Robotika unissula.
Cikal bakal pembentukan tim ini diawali pada tahun 2005 ketika beberapa dosen dan mahasiswa dikirim ke UI untuk belajar secara singkat kepada salah satu juri kontes tersebut serta belajar tentang pembentukan tim robotik UI.

Mulai tahun 2006, Tim Robotik selalu mengirimkan perwakilannya ke kontes robot baik tingkat regional maupun tingkat nasional. Prestasi gemilang yang telah diraih, sebagai pendatang baru pada tahun 2007 berhasil menjadi 10 besar tim unggulan pada tingkat nasional. Pada tahun 2008, Tim Robot Khaum berhasil meraih juara 2 Regional 3 (Jateng, DIY, dan Kalimantan) untuk KRI. Tim Robot An-Nur berhasil meraih juara 2 untuk kategori KRCI senior beroda dan Tim Al-Casir berhasil meraih juara 4 untuk kategori KRI pada tahun 2010. Tahun 2011 tim KRI SA-Ngkok kembali berhasil mendapatkan prestasi dikejuaran KRI Regional 3 yang diselenggarakan di Jogjakarta. Tim Khaum (Khaira Ummah) 2 VA merupakan tim robotik Unissula tahun 2012 yang meraih prestasi luar biasa di tingkat nasional. Pada Kontes Robot Nasional tersebut tim ini berhasil menduduki peringkat ke-5 sampai pada babak perempat final setelah sebelumnya meraih juara 3 di tingkat regional yang diselenggarakan di Jatidiri Semarang.
Pada tahun 2013 tim robotik X-Gawe KM4 meraih juara-1 di tingkat regional-3 yang diselenggarakan di Yogjakarta. Tahun 2014  tim KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia) yang bernama Oke Muda Belia meraih juara-2 di tingkat regional dan juara Harapan-1 di tingkat nasional. Sedangkan untuk tim KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api) Beater 1.9 meraih juara 2 ditingkat regional dan urutan 5 besar di tingkat nasional.

Prestasi puncak ditingkat nasional diraih oleh tim Beater 2.3 ketika meraih juara 1 Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Divisi Beroda tingkat nasioanal 2015 dan berhak mewakili Indonesia di kancah internasional. Diajang kontes robot internasional Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) tahun 2016 di Hartford Conecticurt tim robotik Unissula meraih juara umum sehingga mendapatkan The Grand Performance Mastery Prize (GPMP).

kalau di kampus saya  http://unissula.ac.id/  , kalau kita sudah berada di bangku semester 5,mahasiswa elektro bakalan dikelompokan lagi menjadi  2 konsentrasi elektro. dan mungkin akan ditambah menjadi 4 masih tahap. hehehe
  • Konsentrasi sistem tenaga listrik
  • konsentrasi elektronika dan digital

Konsentrasi sistem tenaga listrik

di konsentrasi sistem tenaga listrik ini, kita akan diajarkan mengenai bagaimana merancang sistem tenaga listrik dimulai dari bagaimana mendesign atau merancang sistem pembangkit listrik untuk menghasilkan listrik, bagaimana memetakan potensi energi listrik suatu daerah, bagaimana merancang sistem transmisi untuk menyalurkan listrik dari pembangkit menuju ke sistem distribusi (gardu gardu di sekitaran kita itu), bagaimana juga merancang sistem distribusi, pengkabelan, menghitung daya dan beban dan lain sebagainya. untuk bisa memasuki dan mengikuti perkuliahan di konsentrasi sistem tenaga listrik, maka kita harus mempersiapkan dan memperkuat basic atau dasar di matakuliah dasar teknik tenaga listrik dan rangkaian listrik yang telah dipelajari di semester bawah sebelumnya. Admin sering melihat anak anak STL (sitem tenaga listrik) rata-rata pada sibuk semua lagi ngerjain tugas-tugas seru misalkan nih tugas perancangan instalasi listrik, tugas pemetaan potensi energi di suatu desa, tugas perancangan saluran transmisi dan lain sebagainya pokonya tugas tugas mereka keren keren semua dah. Nggak bakalan rugi mengambil konsentrasi ini.  “lalu bagaimana prospek kerja lulusan elektro konsentrasi sistem tenaga listrik ini ? ” prospeknya lagi bagus bagus banget loh guys. justruk indonesia masih sangat kekurangan engineer di bidang ini untuk merealisasikan pembangunan pembangkit listrik di seluruh indonesia dengan kapasitas 54 mega watt. jadi orang orang yang berasal dari konsentrasi ini dapat bekerja sebagai electrical engineering yang mengurusin masalah mesin-mesin listrik termasuk generator pembangkit listrik, transien listrik, proteksi sistem transmisi, instalasi listrik (instalatir planner) dan lain sebagainya. alumni konsentrasi ini dapat bekerja di PT. Wijaya Karya (Perusahaan engineering, procurement dan construction) sebagai electrical engineer, bisa bekerja di PT. Pertamina yang ana merupakan perusahaan perminyakan (bisa sebagai electrical supervisor bahkan ada yang menjabat sebagai insinyur pengeboran minyak di laut lepas pantai), ada juga yang bekerja di PLN dan pembangkit jawa bali, di TOTAL E&P, Schlumberger (oil service company), pokoknya di perusahaan keren-keren, lulusan ini berpotensi dan sangat dibutuhkan di perusahaan perusahaan yang admin sebutkan tadi.

Konsentrasi Elektronika dan digital

admin juga kebetulan mengambil konsentrasi elektronika dan digital. yang kita pelajari di jurusan elektronika digital ini bagaiaman merancang sistem elektronika, sistem instrumentasi, memahami prinsip elektronika digital dan analog serta perancangannya, mendesign perangkat dan prgram programmable logic control, belajar mikrokontroler, bagaiaman merancang suatu sistem konstrol digital dari suatu alat dan masih banyak lagi. kebanyakan kesibukan anak anak ELKA (sebutan untuk mahasiswa yang mengambil konsentrasi elektronika dan digital) itu adalah membuat alat : seperti membuat rangkaian pengkondisian sinyal, membuat alat mekatronika, membuat sistem pengukuran elektronis, membuat program mikrokontroler, membuta program PLC dengan bahasa ladder diagram pengolahan citra dan sinyal dan masih banyak lagi yang dipelajari. Kata kebanyakan orang, anak – anak elektronika itu kreatif kreatif loh. Mengapa ? karena mereka punya banyak project untuk membuat alat alat elektronika seperti robotika, mikrokontorler dan lain sebagainya.


Lantas, bagiamana suasana perkuliahan di jurusan teknik elektro ?

mahasiswa fakultas teknik terlebih lagi jurusan teknik elektro terkenal sibuk – sibuk semua baik itu sibuk karena harus mengerjakan tugas yang datang tanpa henti dari dosen, menulis laporan yang begitu membuat tangan membengkak (bercanda hehe), dan sangat tinggi jiwa organisasinya juga. tiap hari anak elektro selalu nongkrong di lab untuk mengerjakan tugas, laporan, project dosen, penelitian.. keren bukan. itu lah kehidupan di elektro. Di semester awal awal perkuliahan, setiap mahasiswa wajib dmengikuti kegiatan pengkaderan yang diselenggarakn oleh anggota himpunan mahasiswa elektro. jika tidak mengikut kegiatan pengkaderan itu, maka mahasiswa yang bersangkutan tersebut tidak mendapatkan fasilitas yang ditawarkan oleh himpunan mahasiswa elektro seperti tidak boleh mengikuti pelatihan robotika, roket, pembuatan aplikasi, pelatihan IT yang diselenggarakan HME bahkan tidak jarang juga akan dipersulit dalam urusan praktikum dan perkuliahan. jadi bagi yang merasa baru baru masuk kuliah semester 1 jurusan teknik elektro, mendingan dari pada nganggur di kost nggak jelas, jomblo, miris sendirian di kost, mendingan ikut aja pengkaderan himpunan sebab di acara pengkaderan itu, setiap mahaiswanya akan dibimbing bagaimana cara hidup sebagai mahasiswa elektro sehingga bisa memiliki jiwa yang kuat dan berprinsip tangguh menjalani kehidupan di jurusan teknik elektro. mahasiwa baru bakalan diberikan pelatihan softskill, hardskill (instalasi listrik, pelatihan mikrokontroler, membuat game) dan masih banyak kegiatan yang bermanfaat yang bakalan diterima mahasiswa baru. pokoknya keren keren dehh dan rugi kalau nggak ikut.
tapi jangan salah, mahasiswa elektro itu rajin rajin lohhh, yaa iyyalah, kalo nggak rajin, nanti nggak bisa wisuda wkkwkw. jika malas-malasan kuliah di jurusan teknik elektro, maka wisudanya bakalan terundur terus.. bahkan ada yang kuliahnya sampe 6 tahun bahkan 7 tahun. kembali kepada diri kita masing masing. kalau kita rajin dan bertekad untuk sungguh sunggu kuliah, maka kuliah cepet dan berkualitas bisa diraih.

Bagaiaman dengan tugas akhir dari mahasisa elektro itu sendiri ?

TA atau tugas akhir itu telah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi kebanyakan mahasiswa elektro. karena sebagian besar mahasiswa elektro itu TA-nya dalam bentuk alat alat instrumen, alat alat mikrokontroler, IoT, aplikasi interaktif, mesin – mesin, dan ada juga yang hanya sekedar analisa biasa. biasanya TA yang membuat alat itu, lebih tipis laporan tugas akhirnya ketimbang yang hanya sekedar analisa karena di sana diuji kreaktifitas dari setiap mahasiswa itu sendiri makanya anak anak elektro disebut sebagai sosok inventor muda heheheh (lebay bannget). misalnya nih salah satu kakak tingkat admin ada yang membuat alat wireless power transmision atau penyaluran energi listrik secara wireless/nirkabel/tanpa kabel, ada yang membuat robot bersensor kamera, ada yang membuat antena dan masih banyak lagi yang tentunya prjectnya keren keren. kreatif bukan ?
Pokoknya setelah lulus dari jurusan elektro nanti, adin yakin bahwa lulusannya sangat dibutuhkan di dunia kerja karena hampir semua aspek dan perusahaan membutuhkan energi listrik untuk dapat beroperasi dan jujur saja indonesia ini masih kekurangan insinyur elektro yang berkualitas dan berkompeten untuk bisa menyelesaiakan berbagai project infrastruktur listrik di seluruh indonesia. Inget, kuliah itu jangan asal-asalan dan jangan dipaksakan. kalau lagi kuliah, peajari filosofinya, dan biarkan nikmati prosesnya selama kuliah di jurusan teknik elektro.
sampai sini duluya artikelnya, nantikan update artikel selanjutnya tentang dunia perkuliahan dan jurusan lainnya. semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan teman-teman makeitationers tentang dunia perkuliahan khususnya pada jurusan teknik elektro. Trima kasih dan sampai jumpa pada tulisan selanjutnya


maka aku sarankan jika anda berminat di elektronika dan suka dengan robotika masuk lah di unissula.ac.id ini akan membantu kamu dalam mengembangkan bakat di robotika dan sudah terbukti lulusan teknik elektro di unissula bekerja di perusahaan perusaan besar

Friday, October 5, 2018

10 Dampak Globalisasi di Bidang Teknologi Beserta Contohnya

DAMPAK GLOBALISASI

Arus globalisasi yang pesat sangat berpengaruh bagi berbagai bidang kehidupan, khususnya di bidang teknologi. Kemajuan teknologi yang semakin canggih dan inovatif diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dan memberikan manfaat positif bagi kehidupan. Diciptakannya mesin atau robot telah membantu pekerjaan yang sebelumnya menggunakan tenaga manusia. Tentu pekerjaan akan lebih cepat selesai dengan adanya bantuan teknologi semacam ini. Saat ini juga telah diciptakan komputer-komputer canggih yang diklaim mampu menandingi kemampuan otak manusia.

Kemajuan IPTEK di era globalisasi telah memberikan kemudahan di kehidupan manusia, namun dibalik dampak positif yang diberikan, kemajuan teknologi ini juga perlu disikapi dengan bijak karena akan menjadi hal negatif yang merugikan jika disalahgunakan. Sama halnya seperti dampak globalisasi di bidang pendidikan, pengaruh arus globalisasi bagi teknologi juga dapat memberikan dampak positif yang sangat membantu sekaligus memberikan dampak negatif yang merugikan. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang hidup di era globalisasi perlu menyikapi kemajuan zaman dengan bijak. Lalu apa saja dampak yang ditimbulkan dari adanya globalisasi pada dunia teknologi? Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai dampak dari globalisasi di bidang teknologi, baik dari dampak positif maupun dampak negatif.
Dampak Positif Globalisasi bagi Teknologi
1. Kemudahan dalam Mengakses Informasi dari Internet
Tidak dapat dipungkiri jika arus globalisasi yang pesat sangat mempengaruhi kemudahan seseorang dalam mengakses informasi di dunia maya. Informasi-informasi di internet bisa menyebar dengan cepat, sehingga dapat diakses oleh semua orang dimana saja dan kapan saja. Sebagai contoh dengan adanya televisi dan internet memudahkan seseorang dalam memperoleh informasi terbaru yang ada di seluruh dunia. Kemudahan dalam mengakses informasi ini jika disikapi dengan bijak akan memberikan dampak yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, seperti berkembangnya kualitas ilmu pengetahuan, meningkatkan pola pikir manusia, serta menumbuhkan sikap toleran antar umat beragama dengan adanya wawasan dan pengetahuan yang luas.
Kemudahan akses informasi di era globalisasi juga bisa bermanfaat dalam bidang pendidikan. Kita bisa mencari informasi tentang metode pembelajaran berbasis teknologi yang diterapkan oleh negara dengan pendidikan terbaik di dunia. Selain itu, kita dapat dengan mudah mencari informasi mengenai trend pendidikan yang ada di luar negeri. Informasi-informasi tersebut bisa dijadikan rujukan dan diterapkan dalam sistem pendidikan di negara-negara berkembang di asia tenggara, khususnya Indonesia. Kemudahan dalam mengakses informasi di era digital tentunya dapat memperluas wawasan para pelajar, sehingga diharapkan dapat memacu motivasi mereka untuk mengembangkan kreativitasnya.
2. Kemudahan dalam Komunikasi Jarak Jauh
Dampak positif berikutnya dari adanya globalisasi di bidang teknologi adalah kemudahan dalam berkomunikasi dengan orang lain yang berada di tempat jauh. Pemanfaatan lapisan ionosfer untuk memperluas jaringan komunikasi telah mempermudah manusia untuk berkomunikasi satu sama lain. Di era yang serba modern ini kita dipermudah dengan adanya handphone dan jaringan internet yang semakin luas, sehingga kita tidak perlu lagi menulis surat dan mengirimkannya lewat pos ketika ingin berkomunikasi dengan orang lain. Adanya aplikasi seperti BBM, Line atau Whatsapp memudahkan kita untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain, bahkan kita bisa memanfaatkan fitur video call yang ada di aplikasi tersebut dan melihat aktifitas orang lain yang kita hubungi pada saat itu juga. Hadirnya aplikasi-aplikasi tersebut bisa kita manfaatkan untuk berkomunikasi dengan orang yang berada di luar negeri, bahkan kita bisa menjangkau orang yang berada di negara maju dan negara berkembang di dunia.
3. Kemudahan dalam Sarana Transportasi
Kemudahan di bidang transportasi merupakan salah satu dampak positif dari adanya globalisasi di bidang teknologi. Transportasi yang sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap manusia kini telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Setiap orang yang ingin melakukan perjalanan ke tempat jauh kini dipermudah dengan adanya pilihan transportasi darat, laut dan udara. Akses untuk mendapatkan tiket perjalanan pun kini dipermudah dengan adanya penjualan tiket online, baik melalui website resmi maupun website penyedia layanan penjualan tiket online. Website-website tersebut memberikan banyak pilihan tiket perjalanan ke tempat manapun dan memudahkan kita untuk memesan tiket, sehingga kita tidak perlu lagi mengantri di stasiun atau bandara jika ingin memesan tiket. Kita juga bisa mendapatkan diskon ketika memesan tiket secara online, sehingga bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk membeli tiket.

4. Diciptakannya Mesin Canggih
Kemajuan teknologi telah memberikan berbagai kemudahan dalam kegiatan manusia, salah satunya adalah diciptakannya mesin-mesin canggih yang dapat meringankan berbagai pekerjaan manusia. Sebagai contoh dapat kita lihat dari terciptanya mesin atau robot canggih yang dimanfaatkan untuk memproduksi barang di sebuah pabrik. Adanya mesin canggih tersebut dapat meningkatkan produksi barang yang sebelumnya dilakukan dengan tenaga manusia, sehingga biaya produksi bisa lebih ditekan dan produksi barang dapat dilakukan dengan cepat.
Kemajuan teknologi di era globalisasi juga mendorong negara Jepang untuk menciptakan robot-robot unik dan canggih. Jepang yang merupakan salah satu negara termaju di dunia memanfaatkan robot untuk membantu kegiatan sehari-hari, bahkan Jepang juga menciptakan robot bernama T-52 ENRYU yang dapat membantu proses evakuasi korban gempa dan bencana alam lainnya.
5. Kemudahan dalam Transaksi Jual Beli
Dampak baik selanjutnya akibat dari kemajuan teknologi di era globalisasi adalah kemudahan dalam transaksi jual beli. Di era modern ini kita dimanjakan dengan berbagai fitur yang disediakan oleh bank, seperti fitur m-banking dan internet banking. Fitur-fitur tersebut memudahkan kita untuk bertransaksi dengan modal handphone atau laptop, sehingga kita tidak perlu lagi ke bank hanya untuk mentransfer sejumlah uang. Fitur-fitur ini juga banyak dimanfaatkan oleh pelaku jual-beli online, sehingga secara langsung memudahkan transaksi dalam jual-beli online.
Di era yang serba modern ini kita juga disuguhkan dengan berbagai website marketplace yang sangat bermanfaat bagi penjual online untuk memasarkan produknya secara gratis. Website marketplace ini juga memberikan kenyamanan dan keamanan dalam transaksi jual beli online, karena beberapa marketplace menawarkan fitur rekber (rekening bersama) yang bisa dimanfaatkan oleh penjual dan pembeli sebagai pihak ketiga. Melaui fitur rekber ini, pembeli tidak perlu takut untuk ditipu oleh penjual online, karena uang yang sudah ditransfer akan ditahan di rekber dan akan diteruskan ke rekening penjual ketika barang sudah sampai dengan aman di alamat pembeli.
Dampak Negatif Globalisasi bagi Teknologi
1. Maraknya Kejahatan di Dunia Maya (Cybercrime)
Meningkatnya kejahatan di dunia maya atau yang lebih dikenal dengan istilah cybercrime adalah dampak paling merugikan yang ditimbulkan dari arus globalisasi di bidang teknologi. Kemajuan teknologi yang disalahgunakan menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi negara-negara di seluruh dunia. Kejahatan di internet atau cybercrime mempunyai beragam jenis seperti pembajakan situs web, penipuan jual beli online, pencurian uang di rekening, transaksi narkoba, bahkan pemanfaatan teknologi oleh jaringan teroris. Kasus-kasus semacam ini perlu diwaspadai oleh semua orang, apalagi saat ini ketergantungan akan sarana online untuk dunia perbankan, media sosial dan jual beli online semakin tinggi. Oleh karena itu diperlukan peran dari pemerintah dan warga negaranya untuk mengantisipasi kejahatan di dunia maya. Pemerintah perlu menciptakan sistem yang dapat menangkal maraknya cybercrime, sementara masyarakat perlu mendukung program dari pemerintah dengan melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan cybercrime dan menyikapi perkembangan teknologi dengan bijak.
2. Tergesernya Tenaga Manusia
Penggunaan mesin sebagai alat bantu produksi nampaknya sudah menjadi kebutuhan di beberapa negara dengan ekonomi terbaik di dunia. Mesin-mesin canggih bermanfaat untuk memangkas biaya produksi dan meningkatkan jumlah produksi jika dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia. Terciptanya mesin-mesin canggih yang membantu pekerjaan manusia nampaknya memberikan sisi lain yang merugikan bagi manusia itu sendiri. Hadirnya mesin-mesin canggih di berbagai pabrik tentu menggeser peran dari manusia, sehingga tidak sedikit para buruh pabrik yang terkena PHK akibat dari sistem produksi barang berbasis teknologi.
Kemunculan barang-barang modern di Indonesia juga dapat menggeser peran dari barang-barang tradisional. Sebagai contoh penggunaan gerabah yang memiliki unsur budaya kini telah ditinggalkan dan berganti dengan penggunaan mesin yang lebih praktis. Di era serba modern ini permintaan produksi gerabah semakin menurun, sehingga kegiatan ekonomi para pengrajin gerabah semakin terancam. Tentu hal ini menjadi masalah besar bagi pengrajin gerabah, sehingga diperlukan inovasi kreatif agar kelangsungan ekonomi tetap berjalan.
3. Munculnya Individualisme
Perkembangan teknologi memunculkan dampak positif  berupa kecanggihan gadget dan luasnya jangkauan internet, namun perkembangan teknologi ini dapat merugikan pengguna itu sendiri. Salah satu dampak buruk yang ditimbulkan adalah munculnya individualisme di masyarakat. Individualisme sering diartikan sebagai suatu pandangan yang menunjukkan keegoisan seseorang dalam mementingkan hak pribadinya tanpa memperhatikan orang lain. Individualisme juga merujuk pada perilaku hidup dari seseorang yang tidak melakukan sosialisasi dengan orang lain. Munculnya sikap individu di era modern ini seakan mengaburkan budaya gotong royong. Akibatnya kodrat manusia sebagai makhluk sosial seakan terkaburkan semenjak era globalisasi berkembang pesat.
Hadirnya smartphone saat ini nampaknya telah membuat orang lupa waktu, bahkan ketika berkumpul mereka lebih sering menatap layar smartphone daripada berkomunikasi secara langsung. Tentu kebiasaan ini bisa menjadi masalah besar, apalagi jika kebiasaan ini sudah dilakukan oleh anak kecil. Seorang anak cenderung yang sudah memiliki smartphone sejak kecil cenderung bersikap individual ketika dewasa nanti.

4. Masuknya Budaya Asing yang Buruk
Di era digital ini pengaruh budaya asing dapat dengan mudah masuk ke suatu bangsa melalui televisi dan internet. Pengaruh luar ini banyak mendapatkan perhatian karena dianggap sebagai hal  baru, sayangnya tidak semua budaya asing tersebut sesuai dengan budaya kita. Sebagai contoh banyaknya tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan oleh stasiun televisi asing dan beberapa situs pornografi yang dapat diakses dengan mudah. Tentu hal semacam itu melanggar nilai-nilai kesopanan dari budaya bangsa kita, sehingga dapat merusak moral bangsa.
5. Ketergantungan terhadap Teknologi
Teknologi seakan memberi kemudahan bagi kegiatan manusia di berbagai bidang, namun penggunaan teknologi yang berlebihan bisa berdampak buruk karena dapat menimbulkan ketergantungan terhadap teknologi itu sendiri. Sebagai contoh kehadiran smartphone yang memiliki berbagai fitur canggih secara tidak langsung akan menyita waktu dari manusia. Manusia yang mengalami ketergantungan terhadap smartphone semakin enggan untuk melakukan interaksi sosial dengan masyarakat. Mereka lebih senang berkomunikasi menggunakan teknologi daripada secara langsung. Selain itu, penggunaan teknologi yang berlebihan pada dunia pendidikan juga dapat menjadi salah satu pemicunya. Metode pembelajaran yang terlalu bergantung dengan teknologi akan menumbuhkan rasa malas belajar bagi siswa, misalnya siswa menjadi malas mencatat jika selalu disuguhkan pembelajaran dengan komputer.
Nah, itulah penjelasan dan contoh dari beberapa dampak yang ditimbulkan globalisasi di bidang teknologi, baik dari dampak positif maupun dampak negatif. Semoga artikel ini dapat memotivasi kamu untuk menyikapi perkembangan teknologi secara bijak